"Dengan skema tersebut, nantinya area kegiatan siswa akan dipisahkan dengan menggunakan pembatas dan jalur akses khusus,” ujarnya. “Sehingga keamanan dan keselamatan warga sekolah tetap terjaga selama masa transisi penyelesaian pembangunan.”
Saat ini terdapat pembangunan empat Sekolah Garuda Baru yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Antara lain di Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, dan Nusa Tenggara Timur.
Kemdiktisaintek juga menyampaikan 307 siswa terbaik dari berbagai daerah di Indonesia dinyatakan lolos sebagai angkatan pertama. Sementara itu kegiatan belajar mengajar resmi dimulai pada 20 Juli 2026. dilansir rri.co.id