Beranda Internasional Opini: Makna 9,39 Detik bagi Kepandaian Manusia

Opini: Makna 9,39 Detik bagi Kepandaian Manusia

0
Opini: Makna 9,39 Detik bagi Kepandaian Manusia

CARAPANDANG - 

Pada ajang World Humanoid Robot Games kedua yang digelar di Beijing pada Sabtu (22/8), robot humanoid Tien Kung Ultra dari Tiongkok mencatatkan waktu 9,39 detik untuk mencapai garis finis, memecahkan rekor dunia lari 100 meter putra 9,58 detik yang ditorehkan sprinter Jamaika Usain Bolt 17 tahun lalu.

Perbandingan itu memang sulit dihindari, meski kedua pencapaian tersebut jelas tidak sepenuhnya sebanding. Bolt menunjukkan seberapa cepat tubuh manusia dapat berlari, sementara robot Tien Kung Ultra menunjukkan sejauh mana kepandaian manusia dapat berkembang.

Pada tahap perkembangan robot humanoid saat ini, kemampuan berlari masih menjadi tantangan yang sangat berat. Robot harus menghasilkan tenaga, meredam benturan berulang, dan mempertahankan keseimbangan dinamis sambil mengoordinasikan banyak sendi secara bersamaan. Kecepatan menguji setiap batas teknis, karena semakin cepat mesin bergerak, semakin sedikit waktu yang tersedia untuk memulihkan diri dari sebuah kesalahan.

Hal itu membuat laju penyempurnaannya terbilang luar biasa. Pada ajang tahun lalu, Tien Kung Ultra membutuhkan waktu 21,5 detik untuk menempuh jarak yang sama. Setahun kemudian, catatan waktunya telah dipangkas lebih dari separuh.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait