Selanjutnya, pada Selasa (24/3/2026) pukul 10.12 WIB, one way lokal diterapkan dari KM 424 ruas Tol Semarang-Solo hingga KM 414 GT Kalikangkung sebagai persiapan penerapan one way nasional.
Untuk mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas ini, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengoptimalkan operasional GT Cikampek Utama dengan menyiapkan 22 gardu yang melayani arah Jakarta dan 8 gardu untuk arah Trans Jawa.
JTT juga menyiagakan 19 unit Mobile Reader (MR) untuk mempercepat proses transaksi apabila terjadi lonjakan volume kendaraan.
Rekayasa lalu lintas ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Kakorlantas Polri, dan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum tertanggal 5 Februari 2026 tentang pengaturan lalu lintas selama masa angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah.
Puncak arus balik diprediksi terjadi pada tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026. Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan serta memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25-27 Maret 2026 dan diskon tarif tol 30 persen yang berlaku pada 26-27 Maret 2026 di sembilan ruas strategis Jasa Marga Group untuk menghindari kepadatan.
Informasi terkini terkait kondisi lalu lintas dapat diakses melalui aplikasi Travoy atau menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 133 yang beroperasi 24 jam.