Beranda Internasional Nekat Lewati Selat Hormuz, Kapal Minyak AS dan Inggris Diserang IRGC

Nekat Lewati Selat Hormuz, Kapal Minyak AS dan Inggris Diserang IRGC

IRGC menyatakan bahwa kapal-kapal tersebut terkena serangan setelah dianggap melanggar peringatan untuk tidak melintasi wilayah perairan yang dinyatakan tertutup.

0
Kapal berlabuh, tunggu informasi keamanan (stheadline)

Serangan tersebut melukai empat awak kapal, yang kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapal tersebut membawa 20 awak yang terdiri dari 15 warga India dan lima warga Iran.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Amerika Serikat dan Inggris belum mengeluarkan pernyataan resmi untuk mengonfirmasi klaim serangan yang dilontarkan Teheran tersebut.

Tidak ada pejabat Western yang memberikan komentar terkait kerusakan atau korban jiwa akibat insiden ini.

Eskalasi ini terjadi hanya sehari setelah AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan sejumlah pejabat senior lainnya.

Iran sebelumnya telah mengumumkan penutupan Selat Hormuz—jalur vital yang dilalui sekitar 20-30% pasokan minyak dunia—dan memperingatkan bahaya navigasi di kawasan tersebut.

Menyusul meningkatnya ketegangan, Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO), Arsenio Dominguez, mendesak perusahaan pelayaran global untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan pengalihan rute demi keselamatan awak dan muatan. Ia menegaskan bahwa kebebasan navigasi merupakan prinsip fundamental hukum maritim internasional.

Data pelacakan maritim menunjukkan sedikitnya 150 kapal tanker memilih berlabuh dan tidak melanjutkan perjalanan di sekitar perairan Saudi Arabia, Irak, dan Qatar, menunggu perkembangan situasi keamanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait