Beranda Sains & Teknologi NAVI-HF: Gunakan AI untuk Deteksi Cairan Paru pada Pasien Gagal Jantung lebih Objektif

NAVI-HF: Gunakan AI untuk Deteksi Cairan Paru pada Pasien Gagal Jantung lebih Objektif

Alat kedokteran yang menggunakan kecerdasan buatan/AI bernama NAVI-HF dikembangkan oleh dokter dari Universitas Indonesia untuk mendeteksi tanda-tanda kongesti atau penumpukan cairan di paru pada pasien gagal jantung secara lebih objektif

0
NAVI-HF gunakan AI untuk deteksi cairan paru pada pasien gagal jantung

Pasien dengan hasil positif nantinya cenderung menunjukkan kondisi klinis yang lebih berat, struktur dan fungsi jantung yang lebih terganggu, serta kadar NT-proBNP yang lebih tinggi.

Lebih lanjut dia menyebut seluruh pasien yang dilibatkan dalam penelitian dipantau selama enam bulan pasca pasien pulang dari rumah sakit. Hal ini dikarenakan pasien dengan hasil yang positif lebih berisiko mengalami perburukan gagal jantung, termasuk perawatan ulang di rumah sakit atau kematian.

"Temuan ini menunjukkan bahwa NAVI-HF berpotensi tidak hanya membantu mendeteksi kongesti paru, tetapi juga membantu mengidentifikasi pasien yang membutuhkan pemantauan lebih ketat setelah pulang dari rumah sakit," ucap dia.

Rony menjelaskan bahwa alasan dibalik dirinya dan tim dokter lain yang terlibat membuat inovasi tersebut adalah pasien gagal jantung seringkali kembali dirawat di rumah sakit karena adanya penumpukan cairan di paru yang dapat terjadi, bahkan sebelum gejala yang jelas muncul.

Dia menekankan bahwa pemeriksaan yang biasa digunakan untuk mendeteksi kondisi ini seperti ultrasonografi paru atau pemeriksaan darah NT-proBNP tidak selalu tersedia dan memerlukan alat khusus.

Sedangkan pada pemeriksaan stetoskop biasa juga belum tentu mampu mengenali tanda awal penumpukan cairan secara akurat.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait