Namun, keajaiban itu tak berlanjut di Lisbon. Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, yang sebelumnya mencatatkan rekor dengan menurunkan starting line-up yang sama dalam enam pertandingan beruntun, harus pasrah melihat timnya kehilangan konsentrasi.
Dengan hasil ini, Sporting CP berhak melaju ke perempat final untuk menghadapi pemenang antara Bayer Leverkusen atau Arsenal.