“Pencanangan ini bukan hanya momentum memperingati hari bersejarah bagi insan pendidik, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta melatih dan mengasah kemampuan peserta dalam berbagai lomba seni dan olahraga,”ujar Bupati Saipul.
Ia juga menyoroti bahwa setiap tahun peringatan Hardiknas di Pohuwato selalu berlangsung meriah, meskipun di tengah tantangan kemampuan fiskal daerah yang terbatas. “Dalam pengamatan kami, pelaksanaan Hardiknas setiap tahun tetap berjalan meriah. Walaupun saat ini daerah menghadapi tantangan fiskal, termasuk Kabupaten Pohuwato, namun Alhamdulillah kegiatan hari ini berlangsung sukses dan penuh semangat,”ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati Saipul mengajak seluruh insan pendidikan untuk menjadikan momentum Hardiknas sebagai penggerak perubahan. “Pendidikan adalah pondasi kemajuan bangsa. Bangsa yang maju adalah bangsa yang pendidikannya kuat. Semoga seluruh rangkaian kegiatan yang telah disusun dapat berjalan lancar dan sukses,”tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pohuwato, Arman Mohamad, menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas tidak terlepas dari jasa dan perjuangan Ki Hajar Dewantara sebagai pelopor pendidikan di Indonesia.