Pemilik merek sepatu Stradenine, Reynaldi Kurniawan Daud, yang beredar dalam foto tersebut juga telah membantah terlibat dalam program pengadaan Sekolah Rakyat. Reynaldi menyatakan harga asli produknya hanya Rp179.900, jauh dari angka yang diperbincangkan publik.
Menanggapi sorotan publik, Gus Ipul mengaku telah mewanti-wanti seluruh jajaran Kementerian Sosial untuk tidak melakukan penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa.
"Saya sudah pastikan kepada teman-teman yang punya tanggung jawab untuk tidak main-main, tidak ada lobby, tidak ada titipan, tidak ada rekayasa," tegasnya .
Ia bahkan menyatakan komitmennya akan menjadi pihak pertama yang melaporkan jika ditemukan praktik kongkalikong di lingkungan Kemensos.
Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons polemik ini dengan menyusun kajian pencegahan korupsi melalui Direktorat Monitoring. KPK menyoroti sektor pengadaan barang dan jasa yang masih menjadi area paling rentan terhadap praktik korupsi.
"Data penindakan KPK pada 2004–2025 mencatat 446 dari total 1.782 perkara berkaitan dengan pengadaan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo .
KPK menegaskan akan terus mengawal program Sekolah Rakyat agar berjalan transparan dan akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi