CARAPANDANG - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan swasembada pangan komoditas beras yang berkelanjutan sekaligus menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengekspor komoditi tersebut seiring produksi yang meningkat.
"Penguatan stok beras nasional dalam beberapa bulan terakhir menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan swasembada pangan dan kesiapan ekspor," kata Mentan dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Dia menegaskan hal itu saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakor) Pertanian bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, jajaran Eselon I dan II, serta Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Pemerintah memastikan surplus yang terjaga akan terus diperkuat agar Indonesia tidak hanya mandiri, tetapi juga mampu memasok kebutuhan beras ke sejumlah negara.
Dia menyebutkan saat ini stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional mencapai sekitar 3,5 juta ton dan diproyeksikan terus meningkat seiring panen raya serta tren produksi yang naik sekitar 15 persen hingga Maret.
“Kalau tren ini bertahan tiga bulan saja ke depan, hampir pasti stok kita tembus 6 juta ton. Ini belum pernah terjadi selama kita merdeka,” ujarnya.
Menurutnya jika tren produksi konsisten hingga akhir tahun, potensi surplus diperkirakan bisa mencapai sekitar 9 juta ton.
“Ini puncak prestasi Bapak Ibu semua. Tetapi jangan lengah. Swasembada ini harus kita pertahankan dan tingkatkan,” katanya.