Secara year to date, IHSG telah terkoreksi lebih dari 29 persen, sementara pelemahan dari titik tertingginya mencapai 38 persen, melampaui kedalaman koreksi saat pandemi Covid-19.
Selain itu, nilai tukar rupiah juga dilaporkan menembus level Rp 18.000 per dolar AS pada pekan ini, terlemah dalam sejarah, dengan arus keluar investor asing mencapai Rp 78 triliun dari pasar saham dalam 12 bulan terakhir.
Terkait kritik yang menyebut komunikasi Bank Indonesia (BI) kurang optimal dalam menenangkan pasar, Prasetyo menilai otoritas terkait sudah berupaya maksimal.
Ia menyatakan bahwa pemerintah menerima masukan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.