Beranda Sains & Teknologi Mengenal Cara Kerja Kincir Angin Sebagai Sumber Energi Listrik Alternatif di Indonesia

Mengenal Cara Kerja Kincir Angin Sebagai Sumber Energi Listrik Alternatif di Indonesia

Kincir angin sangat lekat dengan negara Belanda sehingga kerap dijuluki negara kincir angin. Masyarakat Belanda pada awalnya memanfaatkan kincir angin untuk kehidupan sehari-hari seperti memompa air, mengolah gandum, serta memeras minyak

0
kincir angin sebagai alternatif energi listrik di Indonesia

Terdapat tiga puluh unit Wind Turbine Generator (WTG) atau kincir angin yang berada di sana dengan tinggi 80 meter dan tiga baling-baling panjang yang setiap bilahnya berukuran 57 meter. Tentunya PLTB ini merupakan kincir angin terbesar di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Bagaimana cara kerja kincir angin sehingga mampu menjadikannya sebagai sumber energi listrik alternatif?

Cara Kerja Kincir Angin

Dalam buku Lebih Dekat dengan Alam yang ditulis oleh M. Sulaeman, cara kerja kincir angin sangatlah sederhana. Ketika angin bertiup, baling-baling akan berputar sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.

Sedangkan dalam penerapan PLTB, cara kerja kincir angin berkebalikan dengan kipas angin. Melalui putaran baling-baling tersebutlah dihasilkan energi mekanik berupa putaran poros yang memutar turbin angin.

Turbin angin adalah kincir angin yang digunakan untuk membangkitkan energi listrik. Turbin inilah yang dimanfaatkan untuk mengonversikan energi angin menjadi energi listrik.

Setelah itu, embusan angin yang merupakan energi kinetik ditangkap oleh baling-baling dan akan menghasilkan energi mekanik. Kemudian energi mekanik diteruskan untuk memutar rotor pada generator yang terletak di belakang turbin angin.

Hingga akhirnya generator mampu mengubah energi gerak menjadi energi listrik dengan menggunakan prinsip teori medan elektromagnetik.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait