Keempat, kader wajib mengawal supremasi hukum dan kedaulatan rakyat, menolak segala bentuk militerisasi aparat di luar tugas konstitusional, serta memastikan proses hukum berjalan adil tanpa intervensi kekuasaan.
Kelima, seluruh DPD dan DPC PDIP di Indonesia diperintahkan menggelar acara Refleksi 30 Tahun Kudatuli pada 27 Juli 2026 secara khidmat, sederhana, dan berkarakter kebudayaan, dengan melibatkan tokoh masyarakat, seniman, dan elemen pemuda.
Sebelumnya, pada Selasa (21/7), Megawati membuka pameran sejarah dan arsip foto "Meretas Jalan Demokrasi" di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, ia menyebut Kudatuli sebagai simbol ketidakadilan struktural dan mengingatkan aparat keamanan agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan kekuasaan politik praktis.