"Tadinya perusahaan ojol mereka ini saling marketing, burning cash sampai ratusan juta dolar hanya untuk marketing. Jadi kita ajak ngomong yang lain, udah nggak usah burning cash, mendingan dana ini kita pakai untuk kepentingan ojol daripada kita saling bakar-bakaran duit," jelas Rosan.
Lebih lanjut, investasi Danantara di GoTo dilakukan secara bertahap dan belum dapat merinci total kepemilikan saham. Namun, pemerintah menegaskan orientasi utamanya tetap pada keberlanjutan bisnis sekaligus peningkatan kesejahteraan mitra.
Selain perlindungan sosial dan peningkatan bonus, Rosan menyebut pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan lanjutan, termasuk implementasi batas maksimal potongan aplikasi sebesar 8 persen sesuai arahan Presiden Prabowo.
Rosan menegaskan berbagai langkah lanjutan terkait investasi maupun kemungkinan kerja sama strategis masih dalam proses pembahasan dan akan diumumkan pada tahap berikutnya.