Namun demikian, Mahyeldi juga mengingatkan ancaman serius narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Jika terjebak kedalamnya, akan sulit untuk keluar.
“Setinggi apa pun cita-cita seseorang, semuanya bisa hancur jika terjerumus narkoba. Karena itu, kita harus menjaga generasi kita agar tetap sehat, cerdas, dan berakhlak,” tegasnya.
Sementara itu Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur bersama jajaran OPD Pemprov Sumbar yang sebelumnya juga melaksanakan rapat koordinasi pembangunan dengan Pemerintah Kota Pariaman.
Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.
“Kami berharap melalui kunjungan ini aspirasi masyarakat Kota Pariaman dapat disampaikan langsung kepada Pak Gubernur, sehingga sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan daerah dapat semakin kuat,” ujarnya.
Ia juga memaparkan sejumlah program yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Pariaman, antara lain penguatan pendidikan agama melalui program Hafiz Al-Qur’an serta pengembangan kawasan olahraga di GOR Rawang. Pemerintah kota juga tengah merencanakan pembangunan kembali kolam renang di kawasan tersebut yang tidak berfungsi sejak 1994, yang nantinya dirancang berstandar olahraga prestasi sekaligus ramah bagi anak-anak.