Menanggapi kondisi ini, Bupati Lumajang Indah Amperawati mengambil langkah tegas dengan memerintahkan penarikan kembali rumah-rumah yang kosong tersebut.
Unit-unit yang ditarik nantinya akan diserahkan kepada warga yang lebih membutuhkan tempat tinggal aman.
Kebijakan ini mempertimbangkan masih banyaknya warga terdampak erupsi maupun banjir lahar Gunung Semeru tahun 2025 lalu yang saat ini membutuhkan hunian layak dan aman dari ancaman bencana.
"Ini yang kosong kita akan tarik, banyak warga yang lebih membutuhkan dan mau untuk tinggal di sana," ungkap Indah.
Langkah ini diambil untuk memastikan hunian tetap yang telah dibangun pemerintah di kompleks BSD dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama bagi warga yang hingga kini belum memiliki tempat tinggal yang aman dari risiko bencana erupsi Gunung Semeru.