Trump kembali menegaskan posisinya pada hari yang sama. Di tengah acara di Oval Office, ia menyatakan Greenland sangat penting untuk keamanan nasional AS dan meragukan kemampuan Denmark menghadapi potensi invasi dari Rusia atau China.
"Masalahnya, Denmark tidak bisa berbuat apa-apa, tapi kami bisa," ujarnya.
AS saat ini telah memiliki kehadiran militer di Pangkalan Thule, Greenland, dengan sekitar 150 personel.
Pemerintah Denmark dan Greenland terbuka untuk diskusi perluasan kehadiran tersebut, namun Trump bersikeras bahwa hanya kendali penuh AS yang dapat diterimanya.