Dalam laga itu, bintang Chelsea, Cole Palmer, mencetak hat-trick yang membuat Wolves semakin terbenam di dasar klasemen dengan baru mengumpulkan delapan poin kala itu.
Meski sempat menunjukkan perlawanan dengan menahan imbang pemuncak klasemen Arsenal 2-2 di pekan ke-27 berkat gol bunuh diri Riccardo Calafiori di masa injury time, hasil imbang tersebut tidak cukup mengangkat mereka dari zona merah.
Hasil itu hanya menambah satu poin, menjadikan total Wolves saat ini 10 poin dari 28 laga.
Dengan torehan 10 poin dari 28 pertandingan, Wolves mencatatkan salah satu start terburuk dalam sejarah Premier League.
Lini serang mereka yang baru mengemas 16 gol dari 28 laga menjadi salah satu penyebab utama keterpurukan, menjadikannya lini serang paling tumpul di liga.
Defisit gol pun mencapai -32, juga yang terburuk di antara semua tim.
Sisa pertandingan yang semakin sedikit membuat tugas Rob Edwards untuk membawa timnya keluar dari zona degradasi menjadi semakin berat.
Jika tidak segera menemukan formula jitu dan meraih kemenangan beruntun, Wolves dipastikan akan kembali terdegradasi ke Championship setelah lima musim berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Inggris.