Beranda Daerah Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 103 Orang

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 103 Orang

Penambahan ini terjadi karena korban luka berat yang dirawat di fasilitas kesehatan tidak berhasil diselamatkan.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban jiwa akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 terus bertambah. Hingga Selasa (25/8/2026), tercatat 103 orang meninggal dunia dan 1.666 orang mengalami luka-luka.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, mengatakan terjadi penambahan tiga korban jiwa dari data sebelumnya yang berjumlah 100 orang.

Penambahan ini terjadi karena korban luka berat yang dirawat di fasilitas kesehatan tidak berhasil diselamatkan.

"Pada hari ini kami mencatat ada ketambahan tiga jiwa meninggal menjadi 103," ujar Berton dalam konferensi pers virtual, Selasa (25/8/2026).

Rincian korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten, yaitu Kabupaten Manggarai 41 orang, Manggarai Timur 34 orang, Nagekeo 13 orang, Sikka 6 orang, Ngada 5 orang, Ende 3 orang, dan Manggarai Barat 1 orang.

Berdasarkan jenis kelamin, 55 persen korban merupakan perempuan dan 45 persen laki-laki, sedangkan berdasarkan kelompok usia, korban terbanyak adalah kelompok lansia dengan persentase 45 persen, dewasa 37 persen, anak dan remaja 12 persen, serta sisanya balita dan batita.

Selain korban jiwa, BNPB mencatat 1.666 orang mengalami luka-luka, bertambah 63 orang dari data sebelumnya . Jumlah pengungsi hingga hari yang sama tercatat 185.131 jiwa, baik yang mengungsi secara mandiri maupun di tempat penampungan terpusat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait