“Mari kita semua, seluruh pemangku kepentingan, baik itu Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, maupun pemuda, untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah demi mewujudkan Kota Payakumbuh yang maju namun tetap kokoh memegang prinsip "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah", tukasnya.
Acara pembukaan tersebut ditandai dengan prosesi simbolis dan dilanjutkan dengan rangkaian simulasi serta pagelaran kesenian talempong, penampilan Baadok-Adok Perkawinan, hingga foto bersama dan makan siang beradat (makan bajamba) bersama seluruh tokoh masyarakat, niniak mamak, dan undangan yang hadir. (*)