CARAPANDANG - Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyimulasikan penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah beroperasi. Uji coba penyaluran ditargetkan dimulai pada Agustus 2026.
"Ke depan ini sedang kita jajaki, sedang kita simulasikan untuk penyaluran bansos di Koperasi Desa Merah Putih yang sudah beroperasi. Nanti akan kita coba kira-kira yang cocok, yang terbaik seperti apa," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Mensos menjelaskan, Kemensos mengelola dua jenis bansos, yaitu Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Selama ini PKH disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Ke depan, bantuan tunai PKH berpotensi dicairkan melalui KDKMP yang telah memiliki gerai layanan perbankan Himbara.
Selain itu, penerima manfaat juga dimungkinkan membelanjakan dana bansos di koperasi tersebut.
"Bisa jadi juga membelanjakan bansos-nya di KDKMP," kata Mensos.
Rencana ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang mendorong penerima manfaat bansos menjadi anggota KDKMP.
Kemensos juga akan memfasilitasi pemasaran produk hasil penerima manfaat melalui koperasi tersebut.
Sebelumnya, Kemensos telah berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi untuk persiapan uji coba.