Beranda Berita Kemenhaj RI Matangkan Skema Pergerakan Jemaah pada Fase Puncak Ibadah Haji

Kemenhaj RI Matangkan Skema Pergerakan Jemaah pada Fase Puncak Ibadah Haji

Fase Armuzna menjadi tahap paling krusial dalam rangkaian ibadah haji karena melibatkan pergerakan jemaah dalam jumlah besar pada waktu yang terbatas.

0
ilustrasi/istimewa

“Syariat memberikan keringanan melalui mekanisme badal lontar bagi jemaah yang memiliki uzur,” katanya.

Pada 11 hingga 13 Dzulhijjah, jemaah akan menjalani mabit di Mina dan melaksanakan lontar jumrah Aqabah, Ula, dan Wustha sesuai jadwal. Jemaah nafar awal ditargetkan menyelesaikan rangkaian ibadah pada 12 Dzulhijjah, sedangkan nafar tsani pada 13 Dzulhijjah.

Maria mengatakan keberhasilan fase Armuzna tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas, tetapi juga kedisiplinan jemaah dalam mengikuti aturan selama puncak haji berlangsung.

“Patuhi jadwal, ikuti arahan resmi, jangan bepergian sendiri, jaga kekompakan, dan hemat tenaga menuju puncak haji,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait