CARAPANDANG - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) meluncurkan program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), sebuah fasilitas penitipan anak (daycare) yang aman dengan pengasuh tersertifikasi di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Langkah ini merupakan respons atas tuntutan buruh pabrik yang menginginkan fasilitas daycare di lingkungan perusahaan, sekaligus untuk mendukung produktivitas pekerja tanpa mengabaikan pengasuhan anak.
Mengutip laporan Antaranews, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menyampaikan bahwa program ini adalah wujud tindak lanjut dari janji Presiden Prabowo Subianto terhadap aspirasi buruh yang disampaikan pada peringatan May Day.
"Saya sebagai pembantu Presiden mencoba menerjemahkan agar bisa koordinasi dengan berbagai pihak," ujar Wihaji dalam kunjungannya ke Taman Asuh Adiku di Bantul, Jumat (26/6) dikutip Antaranews.
Program ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang jatuh pada 29 Juni 2026.
Untuk memastikan standar keamanan dan kualitas, setiap Tamasya wajib memenuhi sejumlah persyaratan ketat.
Fasilitas ini dilengkapi dengan kamera CCTV agar orang tua dapat memantau perkembangan anak secara langsung dan memastikan keamanan mereka selama orang tua bekerja.
Selain itu, tersedia tenaga medis untuk memberikan layanan kesehatan gratis, pemantauan tumbuh kembang, serta layanan rujukan jika diperlukan.