Transformasi pembelajaran turut menjadi perhatian melalui Digitalisasi Pembelajaran. Program ini diarahkan untuk mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran sekaligus memperluas akses peserta didik dan pendidik terhadap sumber belajar yang berkualitas.
“Kami juga memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan guru. Pada 2027, telah dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan guru non-ASN, seiring dengan semakin banyaknya guru, baik di sekolah negeri maupun swasta, yang telah memiliki sertifikasi pendidik,” tambahnya.
Dukungan terhadap peserta didik juga terus diperkuat melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Program tersebut ditujukan untuk memberikan dukungan pendidikan kepada sekitar 18 juta peserta didik berdasarkan data yang menjadi basis penerima manfaat. Selain itu, Kemendikdasmen akan mengembangkan Studio Guru sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembelajaran dan peningkatan kapasitas pendidik.
Di luar Program Kerja Prioritas Nasional, Kemendikdasmen juga akan terus menjalankan berbagai program prioritas untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Program tersebut antara lain Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) bagi peserta didik dari daerah afirmasi dan anak pekerja migran Indonesia.