“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari para guru, termasuk orang tua atau wali dari anak-anak PAUD. Kami berterima kasih atas dukungan tersebut. Insyaallah, kegiatan ini menjadi bekal dan pengalaman bagi anak-anak,”ungkapnya.
Erni menjelaskan, pengalaman mengikuti kegiatan kepramukaan sejak usia dini diharapkan dapat menjadi bekal bagi anak-anak ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Sebab, kegiatan perkemahan dan kepramukaan akan kembali mereka temui di lingkungan sekolah.
“Dengan bekal dan pengalaman yang mereka dapatkan melalui kegiatan ini, semoga nantinya mereka dapat terus mengikuti dan terpilih dalam kegiatan Pramuka di sekolah pada jenjang selanjutnya,”tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kemah Prasiaga tidak sekadar menjadi ajang permainan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter sejak usia dini.
Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai karakter, melatih kemandirian dan keberanian, serta mengenalkan nilai-nilai kepramukaan dan kemampuan berbuat baik kepada sesama melalui kegiatan yang dikemas secara menyenangkan.
Berbagai permainan dan perlombaan yang dilaksanakan selama Kemah Prasiaga juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar bekerja sama, mengikuti aturan, berkomunikasi, mengenal lingkungan, sekaligus membangun rasa percaya diri.