Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan kawasan sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. Serangan itu memicu balasan Teheran terhadap Israel serta sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.
Meski gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, perundingan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan permanen. Sejak 13 April, Amerika Serikat memberlakukan blokade angkatan laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz. dilansir rri.co.id