Profesor di Johns Hopkins University, Vali Nasr, menilai tekanan ekonomi bisa menjadi senjata utama Iran.
"Ini akan menimbulkan kerusakan yang sama atau lebih besar bagi AS daripada bom Amerika di Iran," katanya.
Dengan kata lain, meski kemampuan militernya terpukul, Iran masih memiliki cara untuk mempertahankan tekanan, baik melalui serangan terbatas maupun dampak ekonomi global yang luas. dilansir cnbcindonesia.com