Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol itu mengaku kesulitan menjelaskan mengapa timnya kehilangan konsentrasi, terutama dalam mengantisipasi bola-bola panjang lawan.
"Kami tidak mampu mengantisipasi bola-bola panjang dengan cukup baik. Sulit dijelaskan, tetapi kredit untuk mereka," ujar Arteta dikutip dari BBC.
Ini adalah kegagalan kedua Arsenal di kompetisi domestik hanya dalam hitungan pekan, setelah sebelumnya kalah di final Piala Liga Inggris.
Di laga lain yang juga bergengsi, Manchester City menunjukkan performa superior saat menjamu Liverpool di Etihad Stadium. Bertindak sebagai tuan rumah, "The Citizens" melumat "The Reds" dengan skor telak 4-0.
Bintang lapangan pada laga ini adalah Erling Haaland. Striker Norwegia itu mencetak hat-trick ke gawang Liverpool. Gol pertama lahir dari titik penalti pada menit ke-38 setelah Virgil van Dijk melakukan pelanggaran.
Haaland kemudian menggandakan keunggulan di masa injury time babak pertama melalui sundulan, dan menyelesaikan trilogi golnya pada menit ke-57 dengan tembakan keras yang membentur mistar gawang.
Satu gol lainnya dicetak oleh Antoine Semenyo pada menit ke-50 melalui sepakan lob yang indah.
Kekalahan telak ini semakin diperparah dengan kegagalan Mohamed Salah mengeksekusi penalti yang sempat menyelamatkan muka Liverpool di akhir pertandingan.
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung.