Beranda Edukasi Karya Sastra Menguatkan Karakter Generasi dan Kedaulatan Bahasa Indonesia di Pentas Dunia

Karya Sastra Menguatkan Karakter Generasi dan Kedaulatan Bahasa Indonesia di Pentas Dunia

Karya Sastra Menguatkan Karakter Generasi dan Kedaulatan Bahasa Indonesia di Pentas Dunia

0
Abdul Mu'ti

Bagi Abdul Mu’ti, pendidikan yang bermutu tidak cukup hanya menghasilkan capaian akademik. Pendidikan juga harus membentuk kepekaan sosial, imajinasi, dan karakter peserta didik. Karya sastra menghadirkan ruang refleksi yang membantu murid memahami keberagaman, menghargai perbedaan, serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi fondasi kehidupan bersama.

Pada saat yang sama, sastra juga berperan memperkuat posisi Bahasa Indonesia di kancah internasional. Menteri Mu'ti mengajak masyarakat terus menghidupkan konsep Trigatra Bangun Bahasa, yaitu mengutamakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Pengakuan Bahasa Indonesia di forum internasional, termasuk UNESCO, menurutnya tidak terlepas dari kontribusi para sastrawan dan penyair yang selama ini merawat kekuatan bahasa melalui karya-karyanya.

Komitmen tersebut diwujudkan Kemendikdasmen melalui berbagai langkah, antara lain menghadirkan majalah sastra nasional Liris sebagai ruang berkarya bagi guru, murid, dan pegiat sastra, memberikan apresiasi kepada sastrawan yang telah berkarya puluhan tahun, serta memperkuat dukungan bagi komunitas sastra di berbagai daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait