Karena itu, menjaga pola makan, waktu istirahat, dan kondisi mental juga termasuk bagian penting dari bertahan hidup sebagai sandwich generation. Hal-hal sederhana seperti tidur cukup, makan teratur, dan tidak memaksakan diri bekerja terus-menerus dapat membantu menjaga keseimbangan hidup.
5. Tidak membandingkan diri dengan orang lain
Media sosial sering membuat seseorang merasa tertinggal ketika melihat orang lain dapat liburan, membeli barang baru, atau menikmati gaya hidup tertentu. Padahal, setiap orang memiliki kondisi finansial dan tanggung jawab hidup yang berbeda.
Terlalu sering membandingkan diri justru dapat memicu stres dan membuat pengeluaran menjadi tidak terkontrol demi mengikuti standar orang lain. Fokus pada kondisi dan tujuan pribadi akan membantu hidup terasa lebih tenang, sekaligus membuat keputusan finansial menjadi lebih realistis.
Menjadi sandwich generation di perantauan memang penuh tantangan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah. Namun, dengan menerapkan lima tips di atas secara perlahan dan konsisten, kamu tetap bisa menjaga keseimbangan antara memenuhi kebutuhan diri sendiri dan membantu keluarga.