Beranda Sains & Teknologi Kabar Baik: Lubang Ozon di Atas Antarktika Mulai Menutup dan Bisa Pulih Lagi

Kabar Baik: Lubang Ozon di Atas Antarktika Mulai Menutup dan Bisa Pulih Lagi

Lubang Ozon di atas Antarktika semakin mengecil pada akhir 2024 lalu. Bahkan, para ilmuwan memperkirakan lubang ozon dapat pulih sepenuhnya seperti sebelum 1980 pada 2066 mendatang

0
Kabar baik: Lubang Ozon telah tertutup dan bisa pulih

Salah satu penyebabnya adalah pemanasan stratosfer mendadak pada Juli 2024. Pemanasan stratosfer ini terjadi ketika gelombang atmosfer yang kuat memanaskan udara di lapisan stratosfer, memperlambat reaksi kimia yang menghancurkan ozon.

Dengan demikian, lubang tersebut relatif kecil untuk saat ini. Meskipun kecil, beberapa wilayah di Antartika merasakan suhu yang panas dibanding waktu-waktu lainnya.

Studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Nature pada 5 Maret 2025 lalu menyatakan bahwa pemulihan ozon menunjukkan tren positif. Penelitian yang dilakukan sejumlah ahli, termasuk dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), menggunakan metode "fingerprint" atau "sidik jari" yang dipelopori oleh Klaus Hasselmann.

Tim peneliti memanfaatkan metode tersebut untuk melakukan simulasi dan menganalisis data satelit sejak 2005. Mereka menemukan bahwa, seiring berjalannya waktu, sidik jari yang mereka identifikasi dalam simulasi menjadi semakin jelas dalam pengamatan.

Pada 2018, sidik jari tersebut berada pada titik terkuatnya. Tim tersebut dapat mengatakan dengan keyakinan 95 persen bahwa pemulihan ozon terutama disebabkan oleh pengurangan zat perusak ozon.

Pengurangan ini merupakan hasil dari Protokol Montreal, perjanjian internasional yang disepakati pada 1987 untuk menghentikan produksi dan konsumsi zat perusak ozon. Jika tren ini berlanjut, dan sidik jari pemulihan ozon semakin kuat, maka lubang ozon akan tetap tertutup untuk selamanya.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait