Beranda Berita Jemaah Haji Diminta Lebih Disiplin Jaga Kondisi Fisik dan Mental Jelang Puncak Ibadah Haji

Jemaah Haji Diminta Lebih Disiplin Jaga Kondisi Fisik dan Mental Jelang Puncak Ibadah Haji

Fase menjelang Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) merupakan periode paling krusial karena kondisi fisik jemaah mulai menurun akibat cuaca panas ekstrem dan tingginya aktivitas ibadah.

0
Istimewa

CARAPANDANG – Jelang puncak ibadah haji, jemaah haji Indonesia diharapkan agar lebih disiplin menjaga kondisi fisik, mental, serta memperkuat koordinasi antarkelompok jemaah di tengah semakin padatnya Kota Makkah.

Hal ini diingatkan oleh Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 Hidayat Nur Wahid lewat keterangan resminya, Minggu, 24 Mei 2026.

Hidayat mengatakan bahwa fase menjelang Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) merupakan periode paling krusial karena kondisi fisik jemaah mulai menurun akibat cuaca panas ekstrem dan tingginya aktivitas ibadah.

“Menjelang Armuzna memang semakin banyak sekali jamaah yang berkumpul di Makkah. Sementara jamaah pun juga mungkin sebagian daripada fisiknya sudah mulai capek,”katanya.

Anggota Komisi VIII DPR RI ini menilai langkah petugas haji yang meminta jemaah lebih banyak beristirahat di pemondokan merupakan keputusan tepat demi menjaga stamina menghadapi puncak ibadah haji yang membutuhkan energi besar.

Selanjutnya secara khusus dia mengingatkan jemaah lanjut usia agar tidak memaksakan diri berjalan jauh menuju Masjidil Haram apabila kondisi kesehatan tidak memungkinkan. Kepadatan Makkah dan suhu tinggi, kata dia, meningkatkan risiko kelelahan hingga disorientasi bagi jemaah lansia.

“Tidak kemudian memaksakan diri untuk keluar pemondokan, ke Masjidil Haram yang mungkin jalannya tidak sangat dekat, sementara cuacanya sangat panas,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait