Dalam rencana aksi, massa akan menyasar tiga titik utama, yakni Mapolres Pohuwato, Kantor Bupati Pohuwato, serta kantor anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold.
Tuntutannya pun meliputi penghentian dugaan kriminalisasi terhadap penambang, kejelasan sikap pemerintah daerah, serta penyelesaian persoalan lahan.
Meski demikian, Bara Api memastikan aksi tetap dilakukan sesuai prosedur. Pihaknya mengaku telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada kepolisian.
“Kami tetap mengikuti aturan yang berlaku dan berharap aksi berjalan tertib,” kata Yosar.
Aksi ini diperkirakan akan menjadi salah satu mobilisasi massa terbesar di wilayah tersebut dalam momentum Hari Buruh tahun ini.