CARAPANDANG - Masih banyak orang yang menganggap merokok hanya sesekali tidak akan berdampak besar pada kesehatan. Padahal, menurut para ahli, bahkan beberapa batang rokok dalam waktu tertentu tetap bisa memberikan efek buruk bagi tubuh dan meningkatkan risiko berbagai penyakit serius.
Dokter sekaligus Direktur Teknis BDR Pharmaceuticals, Dr. Aravind Badiger, mengingatkan bahwa tidak ada tingkat merokok yang benar-benar aman. Menjelang peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia, ia menjelaskan bahwa setiap batang rokok mengandung berbagai zat berbahaya yang langsung memengaruhi tubuh sejak pertama kali dihirup.
"Merokok sesekali tetap berarti menghirup berbagai zat berbahaya," katanya, seperti dikutip dari Hindustan Times.
Menurut Badiger, rokok mengandung zat-zat beracun seperti nikotin, karbon monoksida, dan tar. Meski dampaknya tidak selalu langsung terlihat, kerusakan pada tubuh bisa terjadi secara perlahan tanpa disadari.
Salah satu organ yang paling cepat terkena dampaknya adalah sistem kardiovaskular atau jantung dan pembuluh darah. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang hanya merokok sesekali tetap memiliki risiko penyakit jantung yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak pernah merokok sama sekali.
Tak hanya itu, kebiasaan tersebut juga dapat meningkatkan tekanan darah dan dikaitkan dengan risiko stroke serta serangan jantung yang lebih tinggi.