CARAPANDANG.COM, BEIRUT -- Pasukan Israel meningkatkan operasi di seluruh Lebanon selatan pada Selasa (21/4) dini hari waktu setempat, melakukan penghancuran secara luas, memperketat pengawasan dari udara, dan mengeluarkan peringatan evakuasi meski gencatan senjata masih berlangsung. Demikian disampaikan kantor berita nasional Lebanon, National News Agency.
Kerusakan ekstensif terjadi di beberapa desa dan kota perbatasan, termasuk Bayt Lif, Chamaa, Al Bayada, dan Naqoura, lokasi pasukan Israel diduga menanam bahan peledak di kawasan permukiman dan rumah-rumah sebelum menghancurkannya, menurut laporan tersebut.
Pasukan Israel juga dilaporkan melakukan penyerbuan di Bint Jbeil, Khiam, dan Haret Saida, disertai dengan penghancuran dan ledakan.
Perkembangan ini menggarisbawahi masih berlanjutnya ketegangan di sepanjang perbatasan Lebanon selatan, dengan laporan berulang mengenai penghancuran dan aktivitas militer Israel meski terdapat gencatan senjata yang berlangsung selama 10 hari antara Israel dan Lebanon, yang mulai berlaku pada tengah malam antara Kamis (16/4) dan Jumat (17/4) waktu setempat (21.00 GMT) atau Jumat pukul 04.00 WIB.