Beranda Internasional Iran Bantah Keras Klaim Trump Soal Negosiasi dan Pengambilan Uranium

Iran Bantah Keras Klaim Trump Soal Negosiasi dan Pengambilan Uranium

Pemerintah Iran secara tegas membantah klaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai adanya pembicaraan negosiasi antara kedua negara.

0
Ilustrasi (The New York Times)

CARAPANDANG - Pemerintah Iran secara tegas membantah klaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai adanya pembicaraan negosiasi antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pernyataan Trump yang menyebut bahwa AS akan mengambil alih uranium yang diperkaya milik Iran jika kesepakatan tercapai.

Ketika ditanya wartawan mengenai kemungkinan pengambilalihan uranium Iran, Trump menyatakan, "Sangat mudah. Jika kita memiliki kesepakatan dengan mereka, kita akan pergi ke sana dan mengambilnya sendiri".

Trump juga mengklaim bahwa putaran pembicaraan terbaru antara Washington dan Teheran terjadi pada Minggu malam (22/3/2026) dan akan dilanjutkan melalui telepon pada Senin (23/3/2026). Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pejabat tinggi Iran.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, melalui pernyataan di platform X, menegaskan bahwa "Tidak ada negosiasi yang telah dilakukan dengan AS".

Qalibaf juga menuding pernyataan Trump sebagai berita palsu yang digunakan untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak serta untuk melarikan diri dari rawa di mana AS dan Israel terperangkap.

Media semi-resmi Iran, Fars dan Tasnim, melaporkan bahwa Presiden Trump dinilai mundur atau "backing down" setelah menerima peringatan tegas dari Iran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait