"Tidak akan ada pasukan yang pergi ke Beirut, dan pasukan mana pun yang sedang dalam perjalanan telah dipulangkan," tulis Trump.
Meski demikian, Netanyahu bersikeras akan terus membombardir Lebanon selatan.
"Saya sudah bicara dengan Presiden Trump malam ini dan mengatakan kepadanya bahwa jika Hizbullah tidak berhenti menyerang kota-kota dan warga negara kami, Israel akan menyerang target teror di Beirut," kata Netanyahu dalam komentar yang dimuat media Israel Yedioth Ahronoth, dikutip dari Middle East Monitor (MEMO).
"Posisi kami tetap tidak berubah. Pada saat yang sama, tentara akan terus beroperasi sesuai rencana di Lebanon selatan," ia menambahkan. dilansir cnnindonesia.com