Beranda Kolom Intisari: Trump Sebut AS akan Tunda Serangan terhadap Iran di Tengah Klaim yang Bertentangan

Intisari: Trump Sebut AS akan Tunda Serangan terhadap Iran di Tengah Klaim yang Bertentangan

Foto yang diabadikan pada 7 Juni 2026 ini menunjukkan sebuah rambu berhenti dengan latar belakang gedung Capitol Amerika Serikat (AS) di Washington DC, AS. (Carapandang/Xinhua/Li Rui)

0
Intisari: Trump Sebut AS akan Tunda Serangan terhadap Iran di Tengah Klaim yang Bertentangan

CARAPANDANG - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Sabtu (1/8) mengatakan bahwa dirinya telah setuju untuk menunda serangan baru terhadap Iran, bahkan ketika kedua belah pihak terus saling melemparkan ancaman sembari memberikan keterangan yang bertentangan.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengatakan AS "siap tempur dan siap sedia untuk melawan Republik Islam Iran, pada tingkat Daya gentar Militer, Kekuatan, dan Kekuasaan yang belum pernah terlihat sejak Perang Dunia II."

"Meskipun demikian, kami baru saja diminta oleh Iran, dan negara-negara Timur Tengah lainnya, untuk menunda serangan apa pun karena batasan-batasan kesepakatan telah disepakati," ujarnya.

"Hal ini akan mencakup PEMBUKAAN SELAT HORMUZ secara Segera, Penuh, dan Total, serta pengakhiran ancaman nuklir Iran," tambahnya.

Trump juga memperingatkan bahwa keputusannya "bergantung pada kemampuan untuk segera mencapai sebuah KESEPAKATAN."

Sumber-sumber militer Iran pada Minggu (2/8) membantah klaim Trump bahwa Teheran telah meminta Washington untuk membatalkan serangannya, menyebut pernyataan Trump sebagai "sebuah kebohongan baru", lapor kantor berita semiresmi Iran, Mehr.

Sumber-sumber militer itu juga menggambarkan pernyataan Trump di Truth Social sebagai upaya putus asa untuk menekan negara-negara Teluk. Para sumber mengatakan bahwa angkatan bersenjata Iran tetap berada pada tingkat kesiapan tertinggi dan sepenuhnya siap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait