CARAPANDANG - Perusahaan otomotif asal China, Hongqi, mulai mendapatkan perhatian lebih di pasar domestik dan siap menantang jenama-jenama besar seperti Mercedes-Benz, Bentley, hingga Rolls-Royce yang sudah menjadi simbol utama status sosial sejak berabad-abad yang lalu.
CarsCoops pada Minggu (26/7) waktu setempat melaporkan, perubahan tersebut terlihat dari strategi Hongqi, merek premium milik FAW Group itu yang terlihat semakin agresif dalam memperluas portofolio kendaraan ultra-mewah.
Jenama yang selama ini identik sebagai pemasok limusin bagi para pemimpin China itu, kini berupaya bersaing langsung dengan produsen mobil mewah asal Eropa melalui pendekatan yang berbeda.
Salah satu buktinya adalah peluncuran Golden Sunflower Guoli pada Beijing Auto Show 2026.
Sedan ultra-mewah tersebut dipasarkan dengan harga sekitar 1,6 juta dolar AS (Rp 28,8 miliar), menempatkannya di segmen yang selama ini didominasi Rolls-Royce dan Bentley.
Alih-alih mengandalkan performa mesin atau catatan kecepatan di lintasan, Hongqi memilih menjadikan nilai budaya sebagai daya tarik utama.
Ketua FAW, Qiu Xiandong, menyebut Golden Sunflower Guoli sebagai sebuah karya seni yang mencerminkan kepercayaan diri budaya China.
Konsep tersebut diwujudkan melalui pengerjaan kabin yang sangat detail. Hongqi mengklaim salah satu pengrajinnya menghabiskan lebih dari 1.200 jam, untuk menyelesaikan sulaman interior edisi khusus.