Satu malam kurang tidur biasanya bukan masalah besar. Namun, yang perlu dikhawatirkan adalah pola kurang tidur yang menjadi rutinitas dan disertai faktor risiko lain seperti kurang gerak, pola makan buruk, dan penggunaan nikotin.
Tidur juga bukan cuma durasi. Waktu tidur yang tidak teratur dan kualitas tidur yang buruk ikut menjadi perhatian dalam kesehatan jantung.
3. Duduk berjam-jam di depan layar meski sesekali olahraga
Kuliah, bekerja, bermain game, streaming, dan scrolling dapat membuat seseorang duduk atau rebahan dalam waktu lama.
Yang jadi persoalan, olahraga beberapa kali seminggu tidak sepenuhnya menghapus risiko dari duduk terlalu lama setiap hari. WHO memperkirakan sekitar 31 persen orang dewasa dan 80 persen remaja di dunia aktivitas fisiknya belum cukup.
Studi CARDIA mengikuti lebih dari 4.300 orang sejak dewasa muda. Temuannya, setiap tambahan satu jam menonton TV per hari pada usia sekitar 23 tahun dikaitkan dengan risiko 26 persen lebih tinggi mengalami penyakit jantung koroner dan 16 persen lebih tinggi mengalami kejadian kardiovaskular prematur selama masa tindak lanjut.
Studi lain dari kelompok yang sama menemukan setiap satu jam tambahan menonton TV pada usia 23 tahun berkaitan dengan kemungkinan lebih tinggi mengalami hipertensi, diabetes, trigliserida tinggi, dislipidemia, dan obesitas ketika beranjak ke usia paruh baya.