Google Research mengklaim, terknologi tersebut mampu menghemat enam kali memori dibandingkan metode tradisional. Memungkinkan AI untuk mengingat lebih banyak informasi dengan membutuhkan lebih sedikit ruang dan tetap mempertahankan akurasi.
Makalah yang dirilis oleh Google menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam beban kerja setelah TurboQuant diterapkan. Ini menyiratkan kebutuhan memori untuk AI dapat dikurangi.
Meski demikian, penurunan harga RAM yang terjadi bisa saja karena imbas harga penjualan stok. Ini mengingat reaksi industri terhadap algoritma tersebut cukup agresif.