Sejalan dengan arah pembangunan nasional dan visi besar Indonesia Emas 2045, ia menyebutkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama. Untuk itu, pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang diusung pemerintah pusat dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Lebih lanjut, Gubernur menaruh perhatian serius terhadap berbagai tantangan dunia pendidikan saat ini. Ia menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan dan gangguan eksternal.
“Kita tidak ingin lagi mendengar adanya kekerasan di lingkungan sekolah, baik yang dilakukan siswa kepada guru maupun sebaliknya. Di Sumatera Barat, hal seperti itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran kepala sekolah dalam membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar. Menurutnya, dukungan lingkungan menjadi faktor penentu keberhasilan pendidikan di suatu sekolah.
Selain itu, Gubernur menginstruksikan jajaran Dinas Pendidikan untuk memastikan seluruh satuan pendidikan, khususnya SMA, SMK, dan SLB di bawah kewenangan provinsi, berjalan optimal tanpa gangguan. Ia juga menekankan perlunya langkah antisipatif terhadap berbagai potensi penyimpangan yang dapat merusak dunia pendidikan, termasuk penyalahgunaan narkoba dan masuknya pengaruh negatif ke lingkungan sekolah.