“BPJN menyampaikan, perbaikan ini membutuhkan pemasangan sekitar 726 tiang penyangga serta dukungan banyak alat berat. Saat ini juga sedang diupayakan penambahan delapan unit alat berat untuk mempercepat pengerjaan,” jelasnya.
Meski demikian, Mahyeldi berharap proses perbaikan dapat diselesaikan sesuai target, sehingga arus orang dan barang menuju Kota Padang maupun Bukittinggi kembali lancar, terutama menjelang Lebaran.
“Itu tentu menjadi harapan kita bersama. Untuk kepastian teknisnya, nanti BPJN yang akan menjelaskan lebih lanjut,” tambahnya.
Mahyeldi juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar proses perbaikan jembatan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Dengan demikian, akses jalan yang selama ini terganggu akibat bencana dapat kembali normal dan aman dilalui.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi berkeliling meninjau area perbaikan jembatan, termasuk memantau progres normalisasi sungai di kawasan Mega Mendung dan sekitarnya. Sembari memberikan sejumlah instruksi kepada pihak BPJN Sumbar.
(adpsb/cen/bud)