“Keluarga adalah benteng utama. Orang tua harus hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak, termasuk dalam penggunaan teknologi. Di sisi lain, sekolah juga perlu memperkuat literasi digital agar anak-anak mampu memahami risiko dan manfaat dunia digital,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Sumbar, lanjut Gubernur, siap mendukung implementasi kebijakan tersebut melalui penguatan edukasi, sosialisasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sekolah dan komunitas.
“Kita ingin generasi muda Sumatera Barat tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam memanfaatkan teknologi. Ini bagian dari upaya kita menyiapkan generasi unggul yang berkarakter,” tutupnya. (Adpsb/bud)