Beranda Kota Payakumbuh Gebyar PAUD Payakumbuh Diikuti 9.000 Peserta, Zulmaeta Tegaskan PAUD Jadi Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun

Gebyar PAUD Payakumbuh Diikuti 9.000 Peserta, Zulmaeta Tegaskan PAUD Jadi Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun

0
Gebyar PAUD Payakumbuh Diikuti 9.000 Peserta, Zulmaeta Tegaskan PAUD Jadi Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun

Rida juga mengingatkan orang tua agar membatasi penggunaan gawai pada anak. Penggunaan gawai yang tidak terkontrol, katanya, dapat meningkatkan risiko paparan konten negatif dan perundungan siber serta mengurangi kesempatan anak untuk bermain dan berinteraksi secara langsung.

“Anak-anak perlu diberikan ruang yang cukup untuk bermain, belajar, dan berinteraksi secara langsung agar tumbuh kembang mereka berlangsung secara optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Payakumbuh Ny. Eni Zulmaeta mengatakan layanan pendidikan prasekolah merupakan bagian penting dari pemenuhan hak anak sekaligus fondasi menuju pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun.

Ia mengajak seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan PAUD, seperti HIMPAUDI, IGTKI-PGRI, PKG PAUD, dan Gugus PAUD, memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu dan inklusif.

“Kita ingin memastikan tidak ada anak di Payakumbuh yang kehilangan kesempatan mengenyam PAUD sebelum masuk SD. Pemenuhan hak anak, termasuk kesehatan, gizi seimbang, dan pencegahan stunting, merupakan langkah awal kita menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” kata Eni.

Ketua Pelaksana Gebyar PAUD Elfriza Zaharman mengatakan kegiatan tersebut dikemas melalui berbagai aktivitas edukatif dan interaktif yang melibatkan anak, pendidik, serta orang tua.

Rangkaian kegiatan meliputi jalan santai, senam bersama, unjuk bakat siswa, serta lomba tarik tambang yang mempertemukan guru dan orang tua.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here