Beranda Internasional Fakta Selat Hormuz Saat Ini, Puluhan Kapal Yang Terafiliasi Lewat Dengan Aman

Fakta Selat Hormuz Saat Ini, Puluhan Kapal Yang Terafiliasi Lewat Dengan Aman

Di tengah konflik berkecamuk dan ancaman keamanan yang tinggi, selat tersebut tidak sepenuhnya tertutup, melainkan beroperasi secara selektif dengan Iran sebagai aktor kunci yang mengendalikan aksesnya.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang memasok sekitar seperlima kebutuhan minyak dunia, saat ini berada dalam situasi yang paradoks. Di tengah konflik berkecamuk dan ancaman keamanan yang tinggi, selat tersebut tidak sepenuhnya tertutup, melainkan beroperasi secara selektif dengan Iran sebagai aktor kunci yang mengendalikan aksesnya.

Data dari firma data maritim Lloyd's List Intelligence mencatat setidaknya 89 kapal, termasuk 16 tanker minyak, berhasil melintasi Selat Hormuz pada periode 1-15 Maret 2026.

Jumlah ini menyusut drastis dibandingkan kondisi normal sebelum konflik yang mencapai 100 hingga 135 kapal per hari. Lebih dari seperlima kapal yang melintas diduga berafiliasi dengan Iran, sementara sisanya terkait dengan China dan Yunani.

Menariknya, Iran justru tercatat masih mampu mengekspor lebih dari 16 juta barel minyak sejak awal Maret, menurut estimasi platform analisis perdagangan Kpler.

China tetap menjadi pembeli utama minyak Iran di tengah sanksi dan risiko tinggi. Analis risiko perdagangan Kpler, Ana Subasic, menyebut adanya "ketahanan berkelanjutan" dalam volume ekspor minyak Iran.

Direktur klien firma konsultan Reddal, Kun Cao, menilai Iran tidak hanya meraih keuntungan dari penjualan minyak, tetapi juga berhasil mempertahankan jalur ekspornya sendiri dengan memanfaatkan kontrol atas jalur sempit strategis tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait