Beranda Ekonomi Emas Menguat 0,38% Posisi US$ 4260,59 Per Troy Ons

Emas Menguat 0,38% Posisi US$ 4260,59 Per Troy Ons

Kamis (6/8/2026) pukul 06.36 WIB, harga emas menguat 0,38% ke US$ 4260,59 per troy ons

0
Emas

CARAPANDANG - Harga emas dan perak melonjak setelah dolar Amerika Serikat (AS) melemah dan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS turun.

Pelaku pasar juga terus memantau perkembangan konflik Timur Tengah untuk mencari petunjuk baru terkait inflasi dan arah suku bunga.

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (5/8/2026) ditutup di posisi US$ 4245,39 per troy ons. Harganya melonjak 4,16% dalam sehari.

Posisi penutupan kemarin adalah yang tertinggi sejak 16 Juni 2026 atau 50 hari terakhir.

Kenaikan juga memperpanjang tren positif emas dengan menguat 5,06% dalam tiga hari terakhir.

Harga emas masih menguat pada hari ini. Pada Kamis (6/8/2026) pukul 06.36 WIB, harga emas menguat 0,38% ke US$ 4260,59 per troy ons.

Penguatan emas didorong oleh pelemahan dolar AS serta turunnya yield obligasi AS tenor 10 tahun.

Indeks dolar ditutup di 99,67 atau terendah sejak 16 Juni 2026. Pelemahan dolar membuat emas menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri.

Imbal hasil US Treasury juga jatuh ke 4,617% atau terendah dalam tujuh hari. Emas tidak menawarkan imbal hasil sehingga melemahnya yield membuat emas menarik.

"Dua hari penurunan imbal hasil obligasi dan sepekan pelemahan dolar AS tampaknya telah menyingkirkan berbagai hambatan yang menghadang laju emas dan perak," kata Tai Wong, trader logam independent, kepada Reuters. dilansir cnbcindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait