Beranda Ekonomi Emas Melemah 0,2% Posisi US$ 4018,8 Per Troy Ons

Emas Melemah 0,2% Posisi US$ 4018,8 Per Troy Ons

emas melemah 0,2% ke US$ 4018,8 per troy ons

0
Emas

CARAPANDANG - Harga emas turun ke level terendah dalam satu pekan tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Investor juga menantikan keputusan suku bunga The Federal Reserve malam ini serta pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter.

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Selasa (28/7/2026) ditutup di posisi US$4027,12 per troy ons. Harganya ambruk1,18%.

Pelemahan ini memutus tren positif emas yang harganya menguat 0,69% dalam dua hari beruntun sebelumnya.

Penutupan kemarin juga menjadi harga emas terendah dalam lima hari terakhir.

Pada hari ini, harga emas masih melandai. Pada Rabu (29/7/2026), harga emas melemah 0,2% ke US$ 4018,8 per troy ons.

Indeks dolar bertahan di level 101,4-101,5 atau level tertinggi dalam satu bulan.

Kondisi ini membuat emas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar negeri.

"Harga energi yang masih tinggi tetap menjadi kekhawatiran inflasi bagi para pejabat The Fed. Ekspektasi bahwa The Fed akan bersikap lebih hawkish telah mendorong proyeksi kenaikan suku bunga dan penguatan dolar AS, sehingga menekan pasar emas," kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, dikutip dari Refinitiv.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait