CARAPANDANG – Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera mendukung pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta agar biaya potongan dari perusahaan atau aplikator ojek online (ojol) ditekan di bawah 10 persen.
Mardani menilai pernyataan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap keadilan ekonomi.
“Bravo Presiden Prabowo. Keadilan ekonomi kian tegak dengan keberpihakan yang jelas. Para ojol adalah pejuang keluarga sekaligus pilar ekonomi bangsa,” ujar Mardani.
Legislator dari Fraksi PKS ini juga mendorong agar perusahaan aplikator dapat membangun bisnis yang berkelanjutan dengan sistem pengupahan yang adil, serta memperkuat posisi pengemudi ojol melalui kebijakan yang memberikan perlindungan negara terhadap profesi tersebut.
"Lanjutkan usaha memperkuat posisi para ojol dengan dukungan kebijakan yg menegaskan profesinya dilindungi negara,"katanya.
Sebelumnya, dalam pidatonya saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026) Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak setuju dengan biaya potongan tarif ojek online (ojol) sebesar 20% yang selama ini diterapkan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi. Potongan tarif ojol yang mencapai 20% tersebut perlu ditekan agar lebih berpihak kepada pekerja.