"Pemerintah tentu perlu melakukan upaya modifikasi cuaca. Kalau ada panas kering berlebihan maka mungkin dapat dibuat hujan buatan," kata Tjandra yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Universitas YARSI itu.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat total 1.966.308 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Jakarta pada Januari hingga Oktober 2025.
Total kasus ISPA tersebut merupakan penyakit dengan jumlah kunjungan tertinggi di Puskesmas karena penularannya dapat terjadi dengan sangat mudah melalui percikan droplet, partikel aerosol di udara.