Ia mengatakan, Hari Bakti TNI AU tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah perjuangan TNI AU dalam mempertahankan kedaulatan bangsa, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan sosial yang langsung dirasakan masyarakat.
Pelayanan kesehatan gratis, renovasi tempat ibadah dan fasilitas umum, pembagian ribuan paket sembako, hingga berbagai bentuk bantuan sosial lainnya menunjukkan bahwa TNI AU tidak hanya menjaga kedaulatan udara, tetapi juga hadir dan mengabdi di tengah masyarakat.
"Melalui berbagai kegiatan tersebut, TNI Angkatan Udara menunjukkan bahwa keberadaannya benar-benar dirasakan masyarakat, hadir di tengah rakyat, menyatu dengan rakyat, dan memberikan manfaat nyata," katanya.
Menurut Vasko, semangat pengabdian yang dibangun TNI AU sangat sejalan dengan falsafah masyarakat Minangkabau *barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang*. Karena itu, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat sebagai modal dalam mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkokoh ketahanan nasional.
"Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan TNI Angkatan Udara maupun seluruh matra TNI dalam mewujudkan keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.